Rasanya,baru sejenak aku merasakan hadirmu kembali.
merasakan hangatmu lagi,
merasakan engkau ada disisi,kembali berbagi.
layaknya kemarin.
rasanya baru kemarin aku menganggap senyummu untukku.
rasanya baru kemarin pula, aku menganggap hatiku kembali utuh.
tapo faktanya,
Allah membalikkan hatimu kembali.
ya memang kuasa Allah untuk itu,
tapi rasanya,
seakan palu kembali menghujam,
seakan pisau kembali menyayat,
seakan garam kembali tertabur diatas luka.
rasa itu,
kembali..
aku tahu, kita berjarak bukan lagi soal remeh.
aku tahu, ada segala sesuatu didepan yang harusnya diperjuangkan,
bahkan hingga matimatian.
pun aku tau, kita tak seharusnya sedemikian.
bukannya aku menyerah,
aku hanya ingin meletakkan hatiku atasmu saja,
tak ingin kepada yang lainnya.
cukuplah bagiku Tuhanku, Orangtuaku, dan kamuku.
tidak dengan yang lain.
biar berhenti dikamu,saja.
tidak dilainnya.
Aku hanya bisa menulis disini,
menuliskan apa yang ku mau,
apa yang aku mampu,
dan apa yang aku butuh.
engkau adalah bagian banyak dari ceritaku,
bagian setengah penting setelah orangtuaku,
bagian terbahagia setelah senyum ibuku,
bagian teringin aku capai hingga akhirku.
jaga dirimu,hatimu,matamu dan segalamu.
aku masih sama,
wanitamu.
yang dengan akan sangat bangga ketika teguh menunggumu,
yang dengan akan sangat bangga mengusahakanmu didoa sujud dan otot tangannya. sekuatnya.
jadilah lelaki, yang tetap seperti ini.
kupercayakan hatiku,atasmu.
mas....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar