kau mengatakan,
jangan mencintaimu dengan sangat
karna nantinya
kau mengecewakan.
lalu, bagaimana bisa aku melakukan?
ketika sudah mu terlanjur menemukan sebagian
sebagian yang hilang
dikamu?
seenak itu menepis rasaku
semudah itu mengatakan tak mencinta
semudah itu hatimu tega
jikapun bisa,
aku ingin berhenti sedari dulu
tidak mencintaimu
tidak mengenalmu
tidak terbiasa menatapmu
tapi, ini salahmu
kamu yang mengambil hatiku
kamu yang mengejarnya
kamu yang entah itu berpura pura atau memang kamu memperjuangkannya
tapi kamu pula,
yang mengecewakannya
membuat seolah ini tidak akan berakhir menjadi apa apa
kamu yang menuntutku menjauh
hingga aku tak bisa merengkuh
bagaimana aku menjadi aku.
kuat tak kuat,
cinta tak cinta,
sayang tak sayang,
aku terlalu jauh
sampai dititik ini
kembali kepada siapa,
kuanggap kau rumah.
berbalik kearah siapa,
kuanggap kau tujuan.
maju menuju apa,
ternyata aku tidak pernah menjadi dermaga.
aku membencimu.
seterusnya.