Sabtu, 28 Juli 2018

Tetaplah seperti itu

tetaplah seperti itu,
kamuku yang menyebalkan
kamuku yang bebal
kamuku yang membatasi
kamuku yang mengaturi
kamuku yang mudah membenci
dan, kamuku yang tetap kembali
meskipun kau tau aku tak pernah mencapai pada kriteria baikmu selama ini

tetaplah teguh dengan segala alasan cemburumu
agar aku tau, bahwa disisi lain kerasmu, ada secuil atau bahkan sebagian besar bagianmu adalah menyayangiku hingga sampai pada fase tak mau meninggalkanku

tetaplah selalu berusaha membatasiku,
selalu menjelaskan bagaimana seharusnya garis batasan batasan yang tak boleh ku lewati,
agar aku tau, bahwa engkau menjagaku.
bahwa engkau tak ingin aku jauh, bahwa engkau ingin aku tetap ada,bersama, seirama.

tetaplah selalu berusaha marah padaku,
marah pada salahku, marah pada sikapku dan marah pada lalaiku.
agar aku tau, bahwa engkau selalu menginginkan yang terbaik untukku.

jika engkau tanya,
mengapa aku suka segala sisi burukmu,
kau barangkali menganggap aku berbeda
berbeda dengan wanita biasanya,
yang tak mau diatur,tak mau terkekang dan berbatas.

ya, aku berbeda.
karna aku memilikimu, sedang mereka tidak.

aku memilikimu yang mencintaiku dengan hati,
yang membimbingku dengan yang kusebut cinta
yang marah padaku berulang kali namun tak lupa jalan kembali

aku berbeda,
karna aku memilikimu,
sedang mereka tidak.
ku tegaskan lagi,
aku memilikimu!

aku memiliki lakilaki hebat,
sekeras apapun takdir menjaraki kita,
lakilaki-ku selalu tau jalan pulang,
lakilaki-ku selalu tau bagaimana cara membuatku jatuh cinta berkali kali selepas kecewa bertubi tubi yang sebenarnya ia berikan sendiri.

aku memiliki lakilaki tangguh,
yang senyumnya mampu menghidupkan yang hampir mati,
yang genggamannya mampu menguatkan yang melemah diri,
yang bulu mata lentiknya mampu terus menerus menjatuhkan hati,
dan, pundaknya yang selalu bersedia di sandari..

sungguh,
pada hatimu,
aku ingin berpulang.
berdamai disana,
bahagia disana,
dan menghabiskan senja hingga embun menyapa,
bersamamu,
lelaki ku.

Kamis, 26 Juli 2018

Sakit yang Merindu

jangan bosan ya, dinding blog :'
malam ini rasanya berbeda,
lelahku rasanya ingin segera diistirahatkan.

suhu badan tak diinginkan
tulang dan sendi seakan ingin mengajak berhenti
tenggorokan tak lagi berkompromi
hidung apalagi...

kau tau?
apa yang ada difikiranku pertama kali merasakan ketidakwarasan atas badan ini?
letaknya di kalimat pertama paragraf ini.

entah rasanya sangat rindu sekali,
ingin kembali bercengkrama,
bertukar cerita yang layaknya drama,
memakan camilan sederhana dengan ditemani langit cerah dunia
tanpa memikirkan efek rindu yang teramat
tanpa memikirkan berapa kilometer jarak
tanpa memikirkan berapa lama tak bertatap

mengingatmu saja menghangatkan hatiku,
setengahku..
semoga bertemu dilain waktu.

jaga kesehatanmu selalu
kau harus doakan aku pula
agar sehat selalu
agar tetap kuat menahan rindu

salam hangat
yang tak pernah kau izinkan melupamu
💝

Rabu, 25 Juli 2018

Ini Curang !

Dingin begitu menusuk,
selimut enggan untuk tak lusuh,
mentari sudah menampakkan secerca sinar lembut,
kicauan burung terdengar nyaring teragak riuh.

ibu sudah sibuk dengan segala omelannya,
sedangkan aku,
masih sibuk dengan mimpiku.
ditemukan denganmu.

kubuka kembali mata,
kuhirup lagi udara yang ada,
dan tibatiba..

ada wajahmu disana..

hei, kenapa bisa engkau ada dimana mana?
sedang kita tak bertukar berita,
pun tidak saling menyapa didunia nyata.
apa ini memang keajaibannya?

tibatiba saja,
aku rindu.
semalam rasanya aku sudah bertemu denganmu.
tapi kenapa?
kenapa tak berhenti?

rindu ini curang.
selalu berhasil menghabiskan waktuku untuk tak melupamu.
selalu berhasil membuatku merengkuh sendirian yang terbungkam.

betul, rindu ini curang.

Bukan, Akupun IYA

selamat malam, setengahku
selamat merebah ,
selamat merengkuhi rindu sendirian

tidak,
bukan,
salah.
bukan rindu sendirian.
aku pun iya,
aku pun merasakan,
aku pun tersiksa.

jarak,
tersangka utama.
tapi kau harus ingat,
kau harus selalu ingat.

keajaiban doa tak salah,
kebesaran doa tetap,

ia mendekatkan yang jauh,
ia membayar yang rindu,
ia menghubungkan yang berjarak,
dan ia
menyatukan apa yang sudah kita langitkan.

selamat tidur , jangan lupa untuk senyum .
buat aku semakin iri pada mereka yang mampu menatapmu seseringkalinya.

semoga mimpi indah, yang tak mengizinkanku melupa 😊